motivation

persembahan untuk kedua orang tuaku

Monday, 2 November 2015

MAKALAH BISNIS INTERNASIONAL


BAB I PENDAHULUAN

1.1        Latar Belakang
Masalah perdagangan adalah masalah yang sering diperbincangkan di setiap negara. Perekonomian sebuah negara erat kaitannya dengan sistem dan pengelolaan aktivitas perdagangan, baik yang bersifat nasional maupun internasional.
Dalam makalah ini penyusun akan membahas perdagangan internasional. Definisi perdagangan internasional yaitu perdagangan yang dilakukan penduduk suatu negara dengan penduduk dari negara lain berdasarkan kesepakatan kedua belah pihak. Di berbagai negara, perdagangan ini menjadi faktor utama untuk meningkatkan GDP.
Jika melihat sejarahnya, perdagangan internasional sudah dilakukan ribuan tahun lalu. Tapi, dampak terhadap kepentingan ekonomi, kepentingan sosial, dan kepentingan politik baru dapat dirasakan beberapa abad lalu. Perdagangan internasional ternyata juga membawa dampak terhadap sektor-sektor lainnya, seperti mendorong industrialisasi, mempengaruhi kemajuan di bidang transportasi, globalisasi, serta lahirnya perusahaan multinasional.
Perdagangan internasional bisa dikatakan kompleks dan berbelit-belit jika dibandingkan penyelenggaraan perdagangan di dalam negeri. Hal ini disebabkan oleh batas-batas politik serta kenegaraan yang akhirnya sedikit menghambat transaksi perdagangan, misalnya adanya bea, tarif, dan jatah barang impor.


1.2        Tujuan Makalah
Adapun tujuan dari pembuatan makalah ini adalah sebagai berikut:
1.    Agar mahasiswa mengetahui bagaimana sejarah dan ruang lingkup bisnis internasional.
2.    Agar mahasiswa mengetahui bagaimana runang lingkup perdagangan internasional.
3.    Agar mahasiswa termotivasi untuk melakukan bisnis

1.3        Manfaat
Adapun manfaat dari pembuatan makalah ini adalah sebagai berikut:
1.    Penyusun dapat mengetahui bagaimana sejarah dan rung lingkup bisnis internasional.
2.    Penyusun dapat mengetahui bagaimana ruang lingkup dan manfaat perdagangan internasional.
3.    Penyusun termotivasi untuk mulai melakukan bisnis.















BAB II KAJIAN PUSTAKA

DefinisiBisnisInternasional

Ball ,McCulloch,Frantz,Geringer,Minor(2006)
Bisnis yang kegiatannya melampaui  batas Negara.
Definisi tersebut mencakup  perdagangan internasional. pemanufakturan diluar negeri juga industri jasa  diberbagai bidang seperti transportasi, pariwisata, perbankan, periklanan, konstruksi,perdagangan eceran, perdagangan besar dan komunikasi massa.

Charles WH   Hill (2008)
Perusahaan yang terlibat dalam perdagangan maupun investasi internasional.

Daniels, Radebaugh& Sullivan (2004)
Semuatransaksikomersialbaikolehswastamaupunpemerintahdiantara 2 negaraataulebih
Menurut Rugman dan Hodgetss
”International business is the study of transactions taking place across national borders for the purpose of satisfying the needs of individuals and organizations”.
Menurut Griffin dan Pustay
“Internatioal business transactions between parties from more than one country is part of international business”.


BAB III PEMBAHASAN
3.1 Sejarah Bisnis Internasional
Sebelum masehi pedagang Venezia dan Yunani mengirim wakil-wakil ke luar negeri untuk menjual barang-barang mereka. Tahun 1600 British East India Company, sebuah perusahaan dagang yang baru dibentuk, mendirikan cabang-cabang di luar negeri di seluruh Asia. Pada saat yang sama sejumlah perusahaan Belanda yang di bentuk pada tahun 1590 membuka rute-rute perjalanan ke timur bergabung untuk membentuk Dutch East India Company dan juga membuka kantor-kantor cabang di Asia. Para pedagang colonial Amerika mulai beroprasi dengan model yang sama pada tahun 1700an.
Contoh-contoh investasi langsung luar negeri Amerika yang mula-mula adalah perkebunan-perkebunan Inggris yang dibentuk oleh Colt Fire Arms and Ford yang didirikan sebelum perang saudara. Namun kedua operasi itu gagal hanya setelah beberapa tahun kemudian.
Perusahaan Amerika pertama yang berhasil memasuki produksi luar negeri adalah pabrik yang didirikan di Skotlandia oleh Singer Sewling Machine pada tahun 1868. Pada tahun 1880, Singer telah menjadi organisasi dunia dengan organisasi penjualan luar negeri yang luar biasa dan beberapa pabrik pemanufakturan di luar negeri. Perusahaan-perusahaan lainnya segera menyusul, dan pada tahun 1914 paling sedikit 37 perusahaan amerika memiliki fasilitas produksi di dua atau tiga lokasi di luar negeri.
Tahun 1919, General Electric mulaimenanamkan modal di luar negeri.Tahun 1920, General Motor and Chryslermelakukan operasi luar negeri.

3.2 Pengertian Bisnis Internasional
Menurut Rugman dan Hodgetss ”International business is the study of transactions taking place across national borders for the purpose of satisfying the needs of individuals and organizations”.
Menurut Griffin dan Pustay “Internatioal business transactions between parties from more than one country is part of international business”.
Ball dan Wendell “Bisnis internasional merupakan bisnis yang kegiatan-kegiatannya melewati batas-batas Negara. Definisi ini tidak hanya termasuk perdagangan internasional dan pemanufakturan di luar negeri, tetapi juga industri jasa yang berkembang d bidang-bidang seperti transportasi, pariwisata, perbankan, periklanan, konstruksi, perdagangan eceran, perdagangan besar dan komunikasi masa”.
Bisnis internasional adalah bisnis yang melibatkan penyeberangan batas-batas Negara.
3.3 Beberapa Pengertian Bisnis Berdasarkan Ruang Lingkup
Bisnis Domestik yaitu bisnis yang secara nyata ditujukan pada aktivitas bisnis dalam negeri.
Bisnis Internasional yaitu bisnis yang bertindak lebih jauh lagi dari bisnis domestik dan bikan sekedar pemasaran ekspor akan tetapi jauh terlibat dalam lingkingan pemasaran dalam negara tempat perusahaan tadi melakukan usaha.
Bisnis Multinasional yaitu bisnis yang dimulai dengan memfokuskan pada pemanfaatan pengalaman dan produk perusahaan lalu perusahaan menyadari perbedaan dan keuikan lingkungan dalam negara tadi dan menentukan peranan baru untuk hal itu sendiri, melakukan adaptasi pemasaran perusahaan pada kebutuhan dan keinginan yang unik dari pelanggan negara itu.
Bisnis Global atau Transnasional yaitu bisnis yang memfokuskan pada pemanfaatan aset, pengalaman, dan produk perusahaan secara global dan melakukan penyesuaian pada apa yang benar-benar unik berbeda dalam setiap negara.
Hakikat Bisnis Internasional
Seperti tersebut diatas bahwa Bisnis internasional merupakan kegiatan bisnis yang dilakukan melewati batas – batas suatu Negara. Transaksi bisnis seperti ini merupakan transaksi bisnis internasional. Adapun transaksi bisnis yang dilakukan oleh suatu Negara dengan Negara lain yang sering disebut sebagai Bisnis Internasional (International Trade). Dilain pihak transaksi bisnis itu dilakukan oleh suatu perusahaan dalam sutu Negara dengan perusahaan lain atau individu di Negara lain disebut Pemasaran Internasional atau International Marketing. Pemasaran internasional inilah yang biasanya diartikan sebagai Bisnis Internasional, meskipun pada dasarnya ada dua pengertian. Jadi kita dapat membedakan adanya dua buah transaksi Bisnis Internasional yaitu :
Perdagangan Internasional (International Trade)
Dalam hal perdagangan internasional yang merupakan transaksi antar Negara itu biasanya dilakukan dengan cara tradisional yaitu dengan cara ekspor dan impor. Dengan adanya transaksi ekspor dan impor tersebut maka akan timbul “NERACA PERDAGANGAN ANTAR NEGARA” atau “BALANCE OF TRADE”. Suatu Negara dapat memiliki Surplus Neraca Perdagangan atau Devisit Neraca Perdagangannya. Neraca perdagangan yang surplus menunjukan keadaan dimana Negara tersebut memiliki nilai ekspor yang lebih besar dibandingkan dengan nilai impor yang dilakukan dari Negara partner dagangnya. Dengan neraca perdagangan yang mengalami surplus ini maka apabila keadaan yang lain konstan maka aliran kas masuk ke Negara itu akan lebih besar dengan aliran kas keluarnya ke Negara partner dagangnya tersebut. Besar kecilnya aliran uang kas masuk dan keluar antar Negara tersebut sering disebut sebagai “NERACA PEMBAYARAN” atau “BALANCE OF PAYMENTS”. Dalam hal ini neraca pembayaran yang mengalami surplus ini sering juga dikatakan bahwa Negara ini mengalami PERTAMBAHAN DEVISA NEGARA. Sebaliknya apabila Negara itu mengalami devisit neraca perdagangannya maka berarti nilai impornya melebihi nilai ekspor yang dapat dilakukannya dengan Negara lain tersebut. Dengan demikian maka Negara tersebut akan mengalami devisit neraca pembayarannya dan akan menghadapi
Pengertian perdagangan internasional dengan perusahaan internasional sering dikacaukan atau sering dianggap sama saja, akan tetapi seperti kita lihat dalam uraian diatas ternyata memang berbeda. Perbedaan utama terletak pada perlakuannya dimana perdagangan internasinol dilakukan oleh Negara sedangkan pemasaran internasional adalah merupakan kegiatan yang dilakukan oleh perusahaan. Disamping itu pemasaran internasional menentukan kegiatan bisnis yang lebih aktif serta lebih progresif dari pada perdagangan internasional.
Alasan Melaksanakan Bisnis Internasional
Suatu Negara ataupun suatu perusahaan melakukan transaksi bisnis internasional baik dalam bentuk perdagangan internasional pada umunya memiliki beberapa pertimbangan ataupun alasan. Pertimbangan tersebut meliputi beberapa alasan atau pertimbangan. Pertibangan tersebut meliputi pertimbangan ekonomis, politis ataupun social budaya bahkan tidak jarang atas dasar petimbangan militer. Bisnis internasional memang tidak dapat dihindarkan karena sebenarnya tidak ada satu Negara pun didunia yang dapat mencukupi seluruh kebutuhan negerinya dari barang-barang atau produk yang dihasilkan oleh Negara itu sendiri. Tidak ada suatu Negara pun yang dapat memenuhi 100% swasembada. Hal ini disebabkan karena terjadinya penyebaran yang tidak merata dari sumber daya baik dari sumber daya alam modal maupun sumber daya manusia. Ketidakmeratanya sumber daya tersebut akan mengakibatkan adanya keunggulan terstentu baik suatu Negara tertentu yang memiliki sumber daya tertentu pula. Sebagai contoh Negara Australia yang memiliki daratan yang sangat luas yang memiliki jumlah pendusuk yang sangat sedikit., sebaliknya Negara Hong Kong yang memiliki daratan yang sangat sempit tapi jumlah penduduknya yang sangat padat. Kesuburan tanah juga tidak akan sama antara Negara yang satu dengan yang lain ada suatu negeri yang cocok untuk tanaman tertentu sedangkan Negara yang lainnya boleh dikatakan tidak mungkin untuk menanam tanaman yang sangat dibutuhkan oleh manusia itu. Keadaan ini yang menentukan dilaksanakan bisnis ataupun perdagangan internasional. Oleh karena itu, maka dapat kita lihat beberapa alasan untuk melaksanakan bisnis internasional antara lain berupa :
1. Spesialisasi antar bangsa – bangsa
Dalam hubungan dengan keunggulan atau kekuatan tertentu beserta kelemahannya itu maka suatu Negara haruslah menentukan pilihan strategis untuk memproduksikan suatu komoditi yang strategis yaitu :
a. Memanfaatkan semaksimal mungkin kekuatan yang ternyata benar-benar paling unggul sehingga dapat menghasilkannya secara lebih efisien dan paling murah diantara Negara-negara yang lain.
b. Menitik beratkan pada komoditi yang memiliki kelemahan paling kecil diantara Negara-negara yang lain
c. Mengkonsentrasikan perhatiannya untuk memproduksikan atau menguasai komoditi yang memiliki kelemahan yang tertinggi bagi negerinya
Ketiga strategi tersebut berkaitan erat dengan adanya dua buah konsep keunggulan yang dimiliki oleh suatu Negara ketimbang Negara lain dalam satu ataupun beberapa bidang tertentu, yaitu :
· Keunggulan absolute (absolute advantage)
Suatu negara dapat dikatakan memiliki keunggulan absolut apabila negara itu memegang monopoli dalam berproduksi dan perdagangan terhadap produk tersebut. Hal ini akan dapat dicapai kalau tidak ada negara lain yang dapat menghasilkan produk tersebut sehingga negara itu menjadi satu-satunya negara penghasil yang pada umumnya disebabkan karena kondisi alam yang dimilikinya, misalnya hasil tambang, perkebunan, kehutanan, pertanian dan sebagainya. Disamping kondisi alam, keunggulan absolut dapat pula diperoleh dari suatu negara yang mampu untuk memproduksikan suatu komoditi yang paling murah di antara negara-negara lainnya. Keunggulan semacam ini pada umumnya tidak akan dapat berlangsung lama karena kemajuan teknologi akan dengan cepat mengatasi cara produksi yang lebih efisien dan ongkos yang lebih murah.
Potensi Pasar Internasional
Potensi pasar seperti telah diuraikan pada bab yang terdahulu adalah ditentukan oleh tiga faktor yaitu struktur penduduk, daya beli serta pola konsumsi masyarakat. Dalam hal pasar Internasional inipun potensi pasar Internasional juga ditentukan oleh ketiga faktor tersebut hanya saja dalam hal ini diberlakukan untuk negara lain.



Tahap-Tahap Dalam Memasuki Bisnis Internasional
Perusahaan yang memasuki bisnis internasional pada umumnya terlibat atau melibatkan diri secara bertahap dari tahap yang paling sederhana yang tidak mengandung resiko sampai dengan tahap yang paling kompleks dan mengandung risiko bisnis yang sangat tinggi. Adapun tahap tersebut secara kronologis adalah sebagai berikut :
1. Ekspor Insidentil
2. Ekspor Aktif
3. Penjualan Lisensi
4. Franchising
5. Pemasaran di Luar Negeri
6. Produksi dan Pemasaran di Luar Negeri

3.4 Kekuatan-Kekuatan yang Mendasari Bisnis Internasional
Kekuatan yang mendasari bisnis internasional berorientasi pada manajemen oriented. Orientasi adalah asumsi atau keyakinan, yang seringkali tidak disadari, mengenai sifat dunia ini. Dalam hal ini ada tiga orientasi yang menjadi pedoman dalam bisnis internasional yaitu etnosentris, polisentris, geosentris yang kemudian diperluas menjadi regiosentris.
Etnosentris adalah suatu asumsi atau keyakinan bahwa negeri asal sendirilah yang unggul. Dalam perusahaan etnosentris, operasi di luar negeri dianggap kurang penting dibandingkan domestik dan terutama dilakukan untuk melempar kelebihan produksi domestik.
Polisentris adalah keyakinan yang didasari bahwa setiap negara unil dan berbeda serta cara utuh meraih sukses di setiap negara adalah menyesuaikan diri dengan perbedaan unik dari setiap negara. Dalam tahap polisentris, anak perusahaan didirikan di pasar luar negeri. Setiap anak perusahaan bekerja secara independen dan menetapkan tujuan dan rencana pemasaran sendiri. Pemasaran diorganisasikan dengan dasar negara per negara, dengan setiap negara mempunyai kebijakan pemasaran unik sendiri.
Regiosentrisdan Geosentris adalah perusahaan memandang wilayah regional dan seluruh dunia sebagai suatu pasar dan mencoba mengembangkan strategi pemasaran terpadu regional atau dunia. Regiosentris merupakan orientasi geosentris yang terbatas pada suatu wilayah regional artinya manajemen harus mempunyai suatu pandangan dunia ke arah wilayah regional, tapi akan memandang sisa dunia dengan orientasi etnosentris atau polisentris, atau kombinasi keduanya.
3.5 Karateristik Bisnis Internasional

Ø  Transaksi lebih dari dua negara, yang tidak terbatas pada perusahaan multinasional, tetapi ada juga UKM yang terlibat; Umumnya dipimpin oleh Multinational Enterprise (MNEs) ;
Ø  Aktivitas inti yang diselenggarakan: Export, Import,FDI, Franchising, Licencing, Joint Ventures ;
Ø  Sistem legal di antara negara berbeda, memaksa satunegara atau lebih untuk menyesuaikan perilakumereka dengan hukum yang berlaku;
Ø  Menggunakan mata uang berbeda-beda ;
Ø  Budaya negara-negara berbeda, memaksa setiappihak untuk menyesuaikannya;
Ø  Ketersediaan sumber-sumber yang berbeda di tiap negara, suatu negara mungkin hanya memiliki Internasional Business By Rusdin 15 sumber daya alam yang lebih

3.6Bidang Kegiatan Bisnis Internasional
  • Lingkungan Domestik, termasuk sosio ekonomi, sosio cultural, politik, hokum, pemerintahan, persaingan ,fisik, tenaga kerja, keuangan, teknologi.
  • Lingkungan Luar Negeri, termasuk sosio ekonomik, sosio cultural, politik, tenaga kerja, keuangan, teknologi dan lingkungan ekonomi.
3.7 Ruang Lingkup Perdagangan Internasional
Perdagangan internasional berhubungan dengan berbagai kegiatan, seperti:
Ø  Perpindahan barang dan jasa dari satu negara ke nagara lain atau disebut dengan istilah transfer of goods and services.
Ø  Perpindahan modal melalui penanaman modal asing dari luar negeri ke dalam negeri (transfer of capital).
Ø  Perpindahan tenaga kerja yang mempengaruhi pendapatan devisa suatu negara. Dalam proses ini pelu adanya pengawasan mekanisme yang sering disebut transfer of labour.
Ø  Perpindahan teknologi melalui cara pendirian pabrik-pabrik di negara lain. Kegiatan ini disebut transfer of technology.
Ø  Perdagangan internasional yang dilakukan dengan penyampaian informasi tentang kepastian adanya bahan baku dan pangsa pasar atau yang disebut dengan transfer of data 

ekonomi internasional menyangkut beberapa hal yang berkaitan dengan negara seperti :
- Mobilitas faktor produksi seperti tenaga kerja dan modal yang relatif lebih sukar (imobilitas faktor produksi)

- sistem keuangan, perbankan, bahasa, kebudayaan serta politik yang berbeda faktor-faktor poduksi yang dimiliki (faktor endowment) berbeda sehingga dapat menimbulkan perbedaan harga barang yang dihasilkan.
Oleh karena itu pada dasarnya ekonomi internasional membahas tentang ketergantungan ekonomi antar negara yang pada dasarnya dipengaruhi dan mempengaruhi hubungan politik, sosial, budaya dan militer antar negara.

3.8 Faktor Pendorong
 Faktor-faktor yang menyebabkan suatu negara melakukan perdagangan internasional adalah:
  1. Dalam rangka memenuhi kebutuhan barang dan jasa.
  2. Untuk mendapatkan keuntungan serta meningkatkan pendapatan negara.
  3. Terdapat perbedaan kualitas penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk mengolah sumber daya ekonomi.
  4. Terjadi kelebihan produk di dalam negeri sehingga diperlukan market baru untuk memasarkan produk tersebut.
  5. Sumber daya alam, iklim, tenaga kerja, budaya, dan jumlah penduduk yang tidak sama di setiap negara sehingga terjadi perbedaan hasil produksi serta adanya keterbatasan produksi.
  6. Adanya permintaan barang yang sama atau selera yang sama.
  7. Adanya keinginan kerja sama antarnegara.
  8. Lahirnya era globalisasi.

3.9 Manfaat Perdagangan Internasional
Banyak sekali manfaat perdagangan internasional yang dirasakan oleh setiap negara, yaitu:
  • Setiap negara akan mendapatkan barang yang tidak ada atau tidak diproduksi di negeri sendiri. Dengan demikian, negara tersebut dapat memenuhi kebutuhannya.
  • Suatu negara akan mendapat keuntungan dari spesialisasi.
  • Suatu negara dapat memperluas pasar dan meningkatkan keuntungan. 
  • Transfer teknologi modern. Setiap negara dapat mempelajari teknik produksi yang lebih efisien serta manajemen yang lebih modern.




BAB IV PENUTUP

Bisnis internasional adalah bisnis yang melibatkan penyeberangan batas-batas Negara.Kekuatan yang mendasari bisnis internasional berorientasi pada manajemen oriented. Orientasi adalah asumsi atau keyakinan, yang seringkali tidak disadari, mengenai sifat dunia ini. Dalam hal ini ada tiga orientasi yang menjadi pedoman dalam bisnis internasional yaitu etnosentris, polisentris, geosentris yang kemudian diperluas menjadi regiosentris.
Perdagangan internasional berhubungan dengan berbagai kegiatan, seperti: Perpindahan barang dan jasa dari satu negara ke nagara lain atau disebut dengan istilah transfer of goods and services.Perpindahan modal melalui penanaman modal asing dari luar negeri ke dalam negeri (transfer of capital).Perpindahan tenaga kerja yang mempengaruhi pendapatan devisa suatu negara. Dalam proses ini pelu adanya pengawasan mekanisme yang sering disebut transfer of labour.Perpindahan teknologi melalui cara pendirian pabrik-pabrik di negara lain. Kegiatan ini disebut transfer of technology.Perdagangan internasional yang dilakukan dengan penyampaian informasi tentang kepastian adanya bahan baku dan pangsa pasar atau yang disebut dengan transfer of data
Lingkungan Domestik, termasuk sosio ekonomi, sosio cultural, politik, hokum, pemerintahan, persaingan ,fisik, tenaga kerja, keuangan, teknologi.
Lingkungan Luar Negeri, termasuk sosio ekonomik, sosio cultural, politik, tenaga kerja, keuangan, teknologi dan lingkungan ekonomi.



DAFTAR PUSTAKA

Rusdin 2002 Internasional: Teori Masalah dan Kebijakan Internasional Business By Rusdin 5
Rusdin, 2002. Bisnis Teori, Masalah, Kebijakan. Bandung: Alfabeta
Rusdin, 2002. Bisnis Internasional: dalam Pendekatan Praktik. Bandung: Alfabeta

Hill, Chales W. L., 2000. Global Business Today. New Jersey: PrenticeHall International.

Jepma and Andre Rhoen, 1996. International Trade: A BusinessPerspective. New York: Addison-Wesley Longman Publishing.

Keegan, Warreen J, and Mark S. Green, 2000. Global MarketingManagement.. 6th Ed. New Jersey. Prentice Hall Intenational

Kotabe, Masaaki, 1992. Global Sourcing Strategy: R & D,Manufactirung, and Marketing Interfaces. New York: Quorum Books

dikutip dari : http://lenypunya.blogspot.co.id/2012/06/makalah-bisnis-internasional.html at 2.05 pm

MANAGEMENT INTERNASIONAL (makalah)


BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah
Dalam dunia bisnis, persaingan antara suatu perusahaan dengan perusahaan
lain dapat dilakukan melalui berbagai cara. Cara yang paling sering dilakukan
adalah melalui harga, diferensiasi produk atau jasa, fleksibilitas, waktu
pengiriman, dan mutu. Tidak dapat dipungkiri, mutu telah menjadi syarat utama
bagi kesuksesan bisnis. Persaingan bisnis di tingkat global semakin memberikan
banyak pilihan kepada konsumen, sehingga konsumen dalam memesan produk
dan jasa sangat memperhatikan biaya dan nilai. Oleh karena itu, untuk dapat
bertahan dan berhasil dalam lingkungan persaingan global, perusahaan harus
menghasilkan produk yang bermutu dan memberikan pelayanan yang bermutu.
Perhatian penuh kepada mutu akan memberikan dampak positif kepada
perusahaan, salah satunya dampak terhadap biaya produksi. Dampak terhadap
biaya produksi terjadi melalui proses pembuatan produk yang memiliki derajat
konformansi yang tinggi terhadap standar-standar sehingga bebas dari tingkat
kerusakan yang mungkin terjadi. Dengan demikian, proses produksi yang
memperhatikan mutu akan menghasilkan produk berkualitas yang bebas dari
kerusakan. Hal tersebut menyebabkan perusahaan terhindar dari pemborosan dan
inefisiensi sehingga biaya produksi akan menjadi rendah. Dampak terhadap
peningkatan laba terjadi melalui peningkatan penjualan atas produk berkualitas
yang berharga kompetitif. Konsumen akan memilih produk berkualitas tinggi

pada tingkat harga yang kompetitif. Hal ini akan meningkatkan penjualan dari
produk-produk tersebut yang pada akhirnya akan meningkatkan laba perusahaan.
Meningkatkan mutu tidak mudah, diperlukan usaha – usaha yang keras dan
serius. Banyak perusahaan yang belum benar – benar memahami bagaimana cara
meningkatkan mutu atau tidak puas dengan mutu yang telah dicapai. Untuk
menghasilkan kualitas terbaik diperlukan upaya perbaikan berkesinambungan
terhadap kemampuan manusia, proses, dan lingkungan.
Salah satu cara meningkatkan mutu adalah dengan menerapkan suatu standar
manajemen mutu dalam perusahaan. Standar mutu internasional yang digunakan
secara luas di dunia telah diterbitkan oleh badan International Organization for
Standardization (ISO). ISO berisi beberapa seri standarisasi untuk jaminan mutu
akan produk yang dihasilkan perusahaan. ISO 9001:2000 merupakan salah satu
seri terlengkap. Menurut Gasperz (2002:1) ISO 9001:2000 adalah ”Suatu standar
internasional untuk sistem manajemen mutu. ISO 9001:2000 menetapkan
persyaratan-persyaratan dan rekomendasi untuk desain dan penilaian dari suatu
manajemen mutu, yang bertujuan untuk menjamin bahwa organisasi akan
memberikan produk yang memenuhi persyaratan yang ditetapkan.” Manajemen
mutu merupakan aktivitas keteknikan dan manajemen. Berdasarkan aktivitas itu,
dapat mengukur ciri-ciri mutu produk dan membandingkan dengan spesifikasi
tertentu, serta mengambil tindakan penyesuaian bila terjadi penyimpangan antara
yang sebenarnya dengan standar yang telah ditentukan.
Pengakuan bahwa kegagalan menghasilkan produk bermutu tinggi
menimbulkan biaya produksi tinggi mendorong perusahaan untuk meningkatkan

mutu atas produk mereka. Banyak perusahaan menyadari bahwa strategi yang
dipicu oleh peningkatan mutu dapat mengarahkan pada keunggulan pasar yang
signifikan, meningkatkan laba, dan memberikan kesejahteraan jangka panjang.
Perusahaan cenderung memilih bersaing melalui harga yang rendah bukan berarti
memilih untuk memproduksi dengan mutu yang rendah. Harga yang rendah harus
memenuhi harapan pelanggan.
Dengan menerapkan manajemen mutu ISO 9001:2000, mutu dapat
dikendalikan dan penyimpangan – penyimpangan yang terjadi dapat ditekan
serendah mungkin, sehingga memungkinkan perusahaan mengeliminasi
pemborosan, menyederhanakan proses, dan berfokus pada penggunaan praktek
mutu yang terbukti menurunkan biaya produksi dan pada akhirnya mempengaruhi
setiap aktivitas yang dilaksanakan oleh perusahaan.
PT Royal Standard merupakan perusahaan manufaktur yang bergerak dalam
bidang industri kertas dan percetakan (paper and security printing). Hasil
produksi yang dihasilkan oleh PT Royal Standard berupa continuous form,
photocopy paper, amplop, alat-alat tulis kantor (stationary), dan lain-lain. Untuk
memenuhi kebutuhan konsumen agar mendapatkan produk terbaik dengan mutu
tetap terjaga, maka PT Royal Standard melakukan langkah sertifikasi produk. Saat
ini kualitas pengolahan dan produknya terjaga melalui sertifikasi ISO
9001:2000 yang telah diterima oleh PT Royal Standard pada tahun 2006. Hal
tersebut membuat PT Royal Standard memfokuskan perhatian terhadap
pemenuhan target kepuasan pelanggan dan turut juga memperhatikan

pengendalian biaya produksi sehingga standar mutu tersebut dapat terpenuhi dan
laba yang diinginkan dapat tercapai.
Berdasarkan uraian tersebut, maka penulis termotivasi untuk melakukan
penelitian terhadap penerapan manajemen mutu ISO 9001:2000 di PT Royal
Standard Medan dan bagaimana peranan penerapan manajemen mutu ISO
9001:2000 tersebut dalam mengendalikan biaya produksi dan meningkatkan laba
pada PT Royal Standard Medan serta menuangkan hasilnya dalam bentuk skripsi
dengan judul: “Peranan Penerapan Manajemen Mutu ISO 9001:2000 dalam
Pengendalian Biaya Produksi dan Peningkatan Laba pada PT Royal
Standard Medan”
 
BAB IV

MANAJEMEN INTERNASIONAL


Dalam organisasi, manajemen merupakan suatu proses yang dinamis. Untuk itu banyak organisasi yang melakukan bisnis yang tidak hanya mencakup intern saja. Untuk mengembangkan bisnis yang lebih luas lagi banyak organisasi yang melaksanakan bisnisnya melewati batas daerah atau wilayah tertentu. Tentunya dengan adanya pengembangan bisnis tersebut harus diiringi dengan konsep-konsep manajemen secara global.
Manajamen Internasional adalah proses penerapan teknik-teknik dan konsep dan konsep manajemen dalam arena lingkungan internasinal. Dalam era globalisasi sekarang ini, di samping istilah ekonomi internasional yang meliputi perdagangan dan keuangan internasional, ternyata istilah bisnis internasional semakin dikenal dan banyak digunakan. Istilah ini biasanya juga dikaitkan dengan transaksi yang menyangkut ekspor dan impor barang, modal dan jasa lainnya dan pelaku utamanya yang sering disebut sebagai multinational corporation (MNC).
Sehubungan dengan ini, timbul pertanyaan: “apa dan bagaimana perbedaan antara studi bisnis internasional dengan studi ekonomi internasional? “karena pada umumnya, sebagian besar topuk yang dibicarakan dalam kedua bidang studi tersebut relative sama. Untuk menjawab pertanyaan tersebut, maka perlu dijelaskan terlebih dahulu pengertian dan beberapa aaspek dari bisnis internasional, sehingga dapat dipahami perbedaaan antara keduanya.
Bisnis intrnasional (BI) diartikan sebagai suatu studi tentang transaksi ekonomi yang meliputi perdagangan internasional (ekspor dan impor) dan foreign investment (baik direct maupun indirect atau portofolio) yang dilakukan oleh individu dan perusahaan atau organisasi dengan tujuan mendapatkan/ manfaat tertentu. Sedangkan, ekonomi internasional (ekin) diartikan sebagai bagian dari ilmu ekonomi yang mempelajari dan menganalisis tentang transaksi dan permasalahan ekonomi internasional (ekspor dan impor), yang meliputi perdagangan, keunagan dan moneter, serta organisasi (swasta dan pemerintah) dan kerja sama ekonomi antarnegara (internation).

Dari perbandingan kedua pengertian di atas, dapat dikemukakan beberapa perbedaan pokok antara keduanya, yaitu sebagai berikut:
  1. Studi bisnis internasional lebih menekankan multi aspek sari aplikasi transaksi internasional, sedangkan studi ekonomi internasional lebih menekankan aspek teori ekonomi normative dari transaksi internasional.
  2. Karena bersifat multi aspek, maka studi bisnis internasional mempunyai pendekatan interdiscipl nary, sedangkan studi ekonomi internasional lebih menekanakan aspek ilmu ekonomi.
  3. Studi bisnis internasional relative lebih menekankan aspek mikro, sedangkan ekonomi internasional relative lebih menekanakan aspek makro.
  4. Studi bisnis internasional lebih menekanakan aspek manajerial stategis, sedangkan ekonomi internasional lebih menekankan aspek teoritis.

Dalam era globalisasi saat ini, yang ditandai dengan adanya keterbukaan, keterkaitan, ketergantungan dan persaingan yang semakin ketat, telah menyebabkan tuntutan pengetahuan tentang teori dan praktik bisnis internasional semakin dirasakan bagi setiap individu, organisasi/perusahaan, maupun Negara/pemerintah. Tuntutan pengetahuan teori dan praktek bisnis internasional tersebut merupakan konsekuensi logis dari proses interaksi dari komponen utama yang merupakan motor globalisasi yaitu sebagai berikut:
  • Deregulation
  • Invention/innovation/diffusion
  • Competitive advantage
  • Cros borderless

Keempat komponen utama diatas, baik secara langsung maupun tidak langsung sangat berkaitan langsung dengan bisnis internasional. Arus globalisasi akibat modernisasi dan kemajuan tekhnologi dibidang manufacturing, rekasa tekhnologi, transportasi dan telekomunikasi telah mendorong setiap perusahaan maupun perusahaan untuk melakukan deregulasi agar dapat mengikuti dan melakukan invention, innovation dan diffusion untuk dapat memiliki competitive advantage dalam menghadapi berbagai kativitas bisnis internasional yang bersifat cross borderless.


Bisnis global adalah merupakan kegiatan atau aktivitas pemenuhan kebutuhan dengan membeli dan menjual barang dan jasa dari atau ke Negara yang berbeda. Aktivitas global tersebut perlu adanya proses manajemen, sehingga yang dimaksud dengan manajemen global adalah manajemen organisasi yang melaksanakan bisnis di lebih dari satu Negara.



STRATEGI BISNIS GLOBAL

Bisnis global adalah bisnis yang melakukan transaksi barang dan jasa melewati batas suatu Negara untuk tujuan memperoleh keuntungan. Dalam perekonomian global, segala bentuk dan ukuran bisnis internasional/multinational merupakan dasar dari perdagangan dunia serta perpindahan bahan baku, barang jadi dan jasa-jasa khusus dari satu Negara ke Negara lain. Cara-cara yang ditempuh untuk memulai bisnis global biasanya :

  1. GLOBAL SOURCING (Pendanaan Global)

Proses pengolahan dan/atau pembelian komponen-komponen dari berbagai penjuru dunia, kemudian merakitnya ke dalam suatu produk akhir. Dengan kata lain, cara ini merupakan pembagian kerja secara internasional, artinya kegiatan-kegiatan tertentu akan dilakukan di Negara-negara yang bisa melakukannya dengan biaya paling murah.

  1. EKSPORTING DAN IMPORTING

Eksporting yaitu menjual produk yang dihasilkan dari dalam ke pasar luar negeri, dan importing yaitu membeli produk-produk dari luar negeri dan menjualnya di Negara sendiri.

  1. LICENSING DAN FRANCHISING (Waralaba)

Yaitu merupakan pendekatan dimana suatu perusahaan memberikan hak penuh atas merek, teknologi, atau spesifikasi produk perusahaan itu kepada perusahaan lain dengan imbalan berupa pembayaran sejumlah uang sekaligus (lump-sum payment) atau uang jasa (fee), yang bisaanya didasarkan pada penjualan. Perbedaan antara lisensi dan waralaba adalah bila lisensi biasanya digunakan untuk perusahaan pabrikan (mahufacturing), sedangkan waralaba biasanya digunakan oleh perusahaan jasa.

  1. JOINT VENTURE (Usaha Patungan)

Joint Venture internasional merupakan sesuatu aliansi strategis yang membantu pihak-pihak terlibat untuk memperoleh manfaat yang akan diperoleh melalui cara bekerja sama, atau sulit untuk dicapai secara sendirian. Cara ini diwujudkan dalam bentuk pembelian saham dan atau investasi langsung dari suatu perusahaan asing dalam suatu wilayah lokal tertentu; cara lain dapat berupa pembentukan bentuk usaha yang baru sama sekali oleh perusahaan asing dan lokal.

  1. WHOLLY OWNED SUBSIDIARIES (Anak Perusahaan yang Dimiliki Secara Penuh)

Wholly owned subsidiaries adalah suatu perusahaan dengan operasi lokal yang dimiliki dan dikendalikan secara penuh oleh perusahaan asing. Seperti juga pada joint venture, anak perusahaan asing seperti ini mungkin bisa dibentuk melalui investasi secara langsung dalam operasi atau melalui pembelian saham perusahaan yang bersangkutan. Dengan cara melakukan investasi semacam itu, perusahaan asing jelas-jelas mengambil resiko usahanya. Perusahaan tersebut harus yakin bahwa mereka memiliki keahlian yang diperlukan untuk mengendalikan permasalahan-permasalahan yang dihadapi dalam lingkungan yang baru. Dalam hal ini, pengalaman sebelumnya yang diperoleh melalui joint venture akan terbukti sangat bermanfaat.



Perusahaan Multinasional

Perusahaan multinasional adalah perusahaan yang menyelenggarakan operasinya di dua Negara atau lebih sekaligus dan berbasis pada Negara asalnya. Cara perusahaan-perusahaan beroperasi secara global bisa bermacam-macam. Perusahaan multinasional yang ethnocentric menerapkan kendali atas operasi luar negerinya dari kantor pusat, dan berharap perusahaan-perusahaannya diluar negeri mengoperasikan usahanya dengan cara sama seperti yang dilakukan Negara asal, sehingga perusahaan ini sering menimbulkan keluhan dari perusahaan lokal karena tidak mengindahkan kebutuhan dan kebudayaan lokal. Sebuah perusahaan multinasional yang policentris lebih memberikan kebasan beroperasi, menghargai perbedaan yang ada di pasar dalam masing-masing Negara, dan berusaha untuk mencapai rencana yang “multidomestik”, seperti disain produk dan iklan yang menganggap bahwa setiap Negara sebagai wilayah terpisah yang kompetitif. Bentuk perusahaan multinasional yang lebih transnasional adalah perusahaan-perusahaan yang geocentric, yakni perusahaan yang mengusahakan integrasi menyeluruh dalam operasi globalnya dengan cara beroperasi tanpa mempunyai prasangka, dan membuat keputusan-keputusan utama dari perspektif global serta menggunakan eksekutif senior dari banyak Negara yang berbeda.



Isu-Isu Manajemen dalam Perusahaan Multinasional

Pada saat pasokan sumber daya, arus produk, dan pasar tenaga kerja semakin mencakup batas-batas Negara, tindakan perusahaan multinasional sangat berpengaruh dalam perekonomian global, karena perusahaan multinasional mempunyai kebaikan dan keburukan bagi host-country (Negara pengundang).


Adapun keburukan perusahaan multinasional bagi host-country adalah:

a. keuntungan terlalu besar

b. menguasai perekonomian

c. campur tangan pemerintah

d. hanya mengambil tenaga lokal

e. tidak ada ahli teknologi

f. tidak menghargai kebisaaan hukum, kebutuhan lokal


Keburukan bagi perusahaan multinasional sendiri:

a. balasan keuntungan

b. pembebanan sumber daya yang lebih mahal

c. aturan yang terlalu mengeksploitasi

d. batasan divisi

e. tidak memenuhi kewajiban perjanjian


Kebaikan perusahaan multinasional bagi host-country:

a. pertumbuhan

b. pendapatan

c. belajar

d. pengembangan


Idealnya, perusahaan multinasional maupun host-country mendapatkan manfaat dari hubungan tersebut. Negara yang menerima (host country) mendapatkan manfaat dari pajak yang bertambah besar, semakin menigkatnya lapangan kerja yang tersedia, alih teknologi, ekspansi modal, pengenalan industri-industri khusus, dan pengembangan sumber daya setempat.

Beberapa negara yang ditempati perusahaan-perusahaan multinasioanl (host country) kadang-kadang mengeluh bahwa perusahaan-perusahaan multinasional:

· mengambil laba yang terlalu besar

· menguasai perekonomian lokal

· mencampuri pemerintahan lokal

· tidak mampu membantu mengembangkan peruasahaan lokal

· mengambil tenaga kerja lokal yang paling berpotensi

· tidak berhasil dalam melakukan alih teknologi yang lebih maju

· tidak mau memahaimi kebiasaan, hukum dan kebutuhan setempat

Perusahaan multinasioanl juga merasa bahwa mereka dieksploitasi dalam

hubungannya dengan negara tuan rumah. Perusahaan-perusahaan multinasional juga menghadapi kesulitan di negara asal atau kantor pusat mereka. Hal ini terjadi khususnya apabila perusahaan-perusahaan multinasioanal menjadi lebih berorientasi internasional. Kritik yang terlontar paling banyak biasanya terpusat pada hilangnya kesempatan untuk bekerja karena pasar tenaga kerja asing yang lebih murah, serta larinya investasi modal ke luar, serta praktek korupsi di negara-negara luar.





PENGARUH LINGKUNGAN PADA OPERASI PASAR GLOBAL

Perubahan-perubahan yang terjadi dalam perekonomian global terus berlangsung secara dramatis. Perusahaan-perusahaan multinasioanl semakin banyak dan semakin bersifat transnasional. Namun, lingkungan juga masih tetap kompleks, sehingga beberapa perusahaan dan Negara berusaha mencari keunggulan kompetitif dalam era yang dinamis seperti itu. Supaya berhasil dalam perekonomian global, para manajer harus mampu menghadapi banyak perbedaan dalam system perekonomian, hukum-politik, pendidikan dan social budaya.


Perbedaan-Perbedaan Bidang Perekonomian

Bangsa-bangsa di dunia sama-sama mengalami permasalahan, kebutuhan dan kepedulian ekonomi, dan kerjasama ekonomi regional semakin berkembang. Namun demikian, perbedaan dalam bidang ekonomi harus tetap diakui.


Perbedaan-Perbedaan Bidang Politik-Hukum

Sistem politik dunia berbeda berdasarkan dua ekstrim. Dalam system demokrasi, pemilihan dilakukan secara bebas dan wakil-wakil kelompok menentukan kepemerintahanan dengan partisipasi terbuka masyarakat secara keseluruhan. Sebaliknya, dalam system totalitarian, perwakilan dalam pemerintahan dibatasi oleh kediktatoran atau aturan satu partai. Kedua bentuk pemerintahan semacam itu saat ini sudah merupakan hal yang umum, dan dunia bisnis diperumit oleh perbedaan system tersebut berkaitan dengan batasan operasi serta resiko yang dihadapi. Resiko yang paling besar adalah bahwa mungkin host country, karena perubahan dalam pemerintahan atau kepemimpinan politik, melakukan “expropriate” atau mengambil alih kepemilikan secara penuh dari semua kekayaan asing tanpa pembayaran.

Hukum pemerintahan juga berbeda-beda, dan organisasi-organisasi diharapkan untuk mematuhi hukum Negara tempat perusahaan tersebut beroperasi. Semakin berbeda hukum suatu Negara semakin sulit bagi bisnis internasional untuk menyesuaikan diri dengan cara-cara setempat. Permasalahan di bidang hukum lain menyangkut praktek incorporation atau inkorporasi dan kepemilikan usaha, perundingan dan penerapan perjanjian dengan pihak-pihak luar, perlidungan atas hak patent/merk dagang/copyright, serta dalam menangani batasan valuta asing.


Perbedaan-Perbedaan Bidang Pendidikan

Manusia merupakan sumber daya yang paling penting bagi organisasi, dan karena sistem pendidikan antara Negara satu dengan Negara lain berbeda-beda, maka ketersediaan tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan organisasi juga berbeda-beda. Manajer yang menyadari hal tersebut akan menbantu dalam memimpin organisasinya untuk mengarahkan investasinya lebih besar ke dalam sistem pendidikan, program pelatihan, dan tempat kerja yang nyaman untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia.


Perbedaan-Perbedaan Bidang SosialBudaya

Culture atau budaya merupakan seperangkat kepercayaan, nilai, dan pola perilaku bersama yang diterima oleh sekelompok orang. Setiap orang yang mengunjungi Negara lain sadar bahwa pasti akan terdapat perbedaan budaya. Culture shock atau gegar budaya, adlah kebingungan dan rasa ketidaknyamanan yang dialami oleh seseorang apabila ia berada pada suatu budaya yang belum dikenal, yang sekaligus ini mengingatkan bahwa perbedaan-perbedaan semacam itu harus diatasi sehingga orang bias dengan nyaman bepergian ke seluruh dunia. Dampak terhadap bisnis dan manajemen dari perbedaan social budaya tersebut juga perlu dipahami.

Tahap-tahap dalam menyesuaikan diri terhadap suatu budaya baru

  • Confusion: hubungan pertama kali dengan suatu budaya baru mengakibatkan merasa resah, kurang nyaman, serta memerlukan informasi dan nasehat.
  • Small victories: interaksi yang terus menerus akan membuahkan beberapa “keberhasilan” dan kepercayaan diri akan tumbuh dalam mengatasi permasalahan sehari-hari
  • The honeymoon: suatu masa dimana kekaguman, kelekatan terhadap budaya, dan kecintaan terhadap hal-hal lokal yang dipandang secara positif
  • Irritation and anger: suatu masa dimana sikap negative menggantikan sikap positif, dan budaya baru menjadi sasaran kecaman
  • Reality: suatu masa penyeimbangan kembali, mapu menikmati budaya baru sekaligus mengakui kelemahan-kelemahan yang ada.

Ethnocentrism, atau kecenderungan untuk melihat budaya sendiri lebih ungguk dibandingkan dengan budaya pihak lain, harus dihindari. Namun untuk benar-benar bias memahami budaya asing juga sangat sulit, mengingat budaya lokal sendiri saja juga sangat beranekaragam. Supaya dapat menghargai perbedaan-perbedaan semacam itu, serta supaya dapat berhasil dalam melakukan usaha di luar negeri, serta mengurangi gegar budaya yang timbul, terdapat beberapa hal yang perlu dipertimbangkan seperti terlihat dalam tahap-tahap dalam menyesuaikan diri terhadap suatu budaya baru. Menyadari diri sendiri, serta peka terhadap budaya luar merupakan dasar paling utama, juga tidak boleh dilupakan, kesediaan untuk menghadapi perbedaan bahasa, penggunaan jarak, waktu, agama, dan penggunaan perjanjian.


Perbedaan-Perbedaan dalam Budaya Nasional

Lima dimensi yang digunakan untuk menggambarkan nilai-nilai dari budaya nasional:

  • Power distance: sejauh mana suatu masyakat menerima pembagian kekuasaan yang tidak seimbang dalam organisasi
  • Uncertainty avoidance: sejauh mana suatu masyarakat bersedia menerima resiko serta ketidakpastian situasional
  • Individualism-collectivism: sejauh mana suatu masyarakat menekan kepentingan-lepentingan individu dibandingkan dengan nilai-nilai bersama atau kelompok
  • Masculity-femininity: sejauh mana suatu masyarakat menekankan prestasi dan hal-hal material dibandingkan dengan perhatian yang lebih besar pada hubungan manusiawi serta perasaan
  • Short-term-long orientation: sejauh mana masyarakat menekankan pertimbangan masa depan dibadingkan dengan perhatian besar pada masa lalu dan sekarang


FUNGSI-FUNGSI MANAJEMEN DALAM LINTAS BUDAYA

Keempat fungsi manajemen, yaitu perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengendalian semuanya dapat diterapkan dalam konteks bisnis global. Ke empat fungsi tersebut sebaiknya diterapkan secara benar dalam suatu Negara dan budaya. Persaingan dan perekonomian global telah memunculkan manajer global, yakni seseorang yang merasa tidak asing dengan keanekaragaman budaya secara cepat menemukan peluang dalam lingkungan yang kurang begitu dikenal, serta mampu mengendalikan tekanan-tekanan ekonomi, sosial, teknologi dan lainnya untuk kepentingan organisasi. Secara singkat manajer global, mampu menerapkan fungsi-fungsi manajemen melintasi batas-batas budaya dan nasional dengan baik.



DAFTAR PUSTAKA


Schermerhorn, John R.,Jr. 1998. Manajemen Buku 1 Edisi Bahasa Indonesia. Andi. Yogyakarta.

Wiludjeng SP, Sri. 2007. Pengantar Manajemen Edisi Pertama. Graha Ilmu. Yogyakarta.
http://ibud.trimendes.com/2013/08/01/manaemen-internasional/ at 1.55 pm

Tuesday, 15 September 2015

apa siiiiii KIAMAT ???

TANDA-TANDA KIAMAT BESAR MENURUT AL-QUR'AN DAN AL-HADITS

Bumi yang kita huni ini,
Bumi yang kita pijak ini.
Bumi yang kita indah ini
Bumi yang selalu menemani manusia ini
Ternyata benar-benar sudah Tua.
Ternyata sudah mendekati ajalnya
Ternyata sudah dekat padaakhir ceritanya
Ternyata sudah semakin dekat dengan Hari akhir yaitu Hari Kiamat.
Hari kiamat tak ada yang tahu kapan akan terjadinya,
namun yang jelas pada hari jum'at terjadi kiamat.
dan tak ada satu orang punyang tahu hari jum'at yangmana kiamat akan terjadi,
Manusia hanya tahu tanda-tanda atau ciri-ciri kiamat sudah dekat menurut hadist Rasul saw dan Firman Allah swt


Menurut para ulama besar dalam Al-Qu'an dan hadist Rasul Tahapan-tahapan proses mendekatinya Kiamat besar (yaumal kiyamah) ada beberapa tahapan :
1. Kemunculan Imam Mahdi
2. Kemunculan Dajjal
3. Turunnya Nabi Isa as.
4. Kemunculan ya'juj dan ma'juj
5. Terbitnya matahari dari barat ke timur
6. Pintu pengampun akan ditutup
7. Dab'bat al-Ard aka keluardari tanah dan akan menandai muslim yang sesungguhnya
8. Kabut selama 40 hari akan mematikan semua orang beriman sejati sehingga mereka tidak perlu mengalami tanda-tanda kiamat lainnya
9. Sebuah kebakaran besar akan menyebabkan kerusakan
10. Pemusnahan atau runtuhnya Kiblat muslim yaitu Ka'bah
11.Tulisan isi Al-Qur'an akan lenyap
12. Tiupan sangkala yang pertama kalinya membuat semua makhluk hidup merasa kaget yang sangat dan ketakutan yang membuat perasaan putus asa
13. Tiupan sangkala yang kedua kalinya akan membuat semua makhluk hidup dan mati
14. Dan tiupan sangkala yang ketiga yang membuat setiap makhluk bangkit kembali hidup

Saya membuat postingan seperti ini bukan hanya untuk menasehati akan menggurui namun saya ingat akan hadist Nabi Mumahammad saw yang telah bersabda : " Barangsiapa yang mengingatkan ini kepada orang lain, akan Aku buatkan tempat di surga baginya pada hari pengadilan kelak (Yaumal Hisab)."
Allah berbifman : "Jika engkau lebih mengejar duniawi daripada mengejar dekat denganku, maka Aku berikan, tapi Akuakan menjauhkan kalian dari surgaku.
dan Makna dari ayat itu"Orang mengejar duniawi saja daripada akhirat yaitu maksudnya Dajjal bermata satu. Ingatlah dunia kita bisa lakukan asal jangan lupa akhirat, ingatlah mati sebelum kau menyesal diyaumal kiyamah. karena sebaik-baiknya penasehat yang tajam dan tegas tiadalain melainkan MATI.
Ingatlah selalu untuk melaksanakan shalat lima waktu dengan memakai ilmunya, karena shalat tanpa ilmu bagai pohon tanpa akar yang tiada buah-buahan dan dedaunan.Yakni hanya sebuah batang yang keringtegak ditengah padang pasir.

Pengertian / Arti Definisi Hari Kiamat (Hari Akhir)

Hari Kiamat adalah peristiwa di mana alam semesta beserta isinya hancur luluh yang membunuh semua makhluk di dalamnya tanpa terkecuali. Hari kiamat ditandai dengan bunyi terompet sangkakala oleh Malaikan Israfil atas perintah dari Allah SWT.

Setelah semua makhuk yang hidup mati maka Allah SWT akan membali memerintahkan Malaikat Israfil untuk meniup terompet untuk yang kedua kali guna membangunkan orang semua yang telah mati untuk bangkit kembali mulai dari manusia pertama zaman Nabi Adam hingga manusia yang terakhir saat kiamat tiba untuk melaksanakan hari pembalasan.

B. Macam-Macam / Jenis-Jenis Kiamat

Kiamat ada dua macam, yakni :

1. Kiamat Sughra/Sughro (Kiamat Kecil)

Kiamat Sughra adalah kiamat kecil yang sering terjadi dalam kehidupan manusia yaitu kematian. Setelah mati roh seseorang akan berada di alam barzah atau alam kubur yang merupakan alam antara dunia dan akhirat.

Kiamat sughra sudah sering terjadi dan bersifat umum atau biasa terjadi di lingkungan sekitar kita yang merupakan suatu teguran Allah SWT pada manusia yang masih hidup untuk kembali ke jalan yang lurus dengan taubat.

2. Kiamat Kubra/Kubro (Kiamat Besar)

Kiamat kubra adalah kiamat yang mengakhiri kehidupan di dunia ini karena hancurnya alam semesta beserta isinya. Setelah kiamat besar maka manusia akan menjalani alam setelah alam barzah / alam kubur. Lihat Di Sini untuk melihat lebih rinci.

Kiamat kubra akan terjadi satu kali dan itu belum pernah terjadi dengan kejadian yang benar-benar luar biasa di luar bayangan manusia dengan tanda-tanda yang jelas dan pada saat itu segala amal perbuatan tidak akan diterima karena telah tertutup rapat

Monday, 7 September 2015

LOLA KDI JUARA 1 KDI 3 (LOLA LEMONNA)

Jakarta (ANTARA News) - Setelah melalui ajang final penentuan Kontes Dangdut TPI (KDI) selama lima jam di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Sabtu (22/7) malam, Lola Bandah, perwakilan Jakarta asal Cirebon, dipastikan menjadi juara KDI-3 dengan perolehan polling SMS sebesar 51,48 persen. Dengan demikian, secara otomatis perwakilan Surabaya, Eny Rahmawati yang berprofesi sebagai seorang guru SD sukarela menjadi juara kedua.

Malam itu, Eny mengumpulkan hasil polling SMS sebesar 48,52 persen. "Saya tidak punya firasat atau mimpi apa pun bahwa saya akan menang malam ini," tutur Lola yang ditemui setelah acara tersebut. Perolehan polling SMS yang menjadi penilaian sempat menunjukkan posisi Eny lebih unggul daripada Lola sebelum hasil akhir diumumkan. Dalam babak akhir dimana finalis menyanyikan lagu yang dipilih sendiri, Eny mendapatkan kesempatan pertama dan ia memilih lagu "Mbah Dukun" yang dipopulerkan oleh Alam, sedangkan Lola menyanyikan "Mimpi Terindah" ciptaan Chossy Pratama. Eny tampil atraktif dengan kebaya birunya dan koreografi yang menarik, sehingga ia mendapat sambutan meriah penonton. Sementara Lola tampil lebih "kalem" dengan lagu yang lebih lambat, namun semakin memperlihatkan kemampuan olah vokal dangdutnya. Sebagai juara pertama, Lola membawa pulang hadiah berupa sebuah mobil Suzuki Swift serta uang senilai Rp15 juta, sedangkan Eny sebagai juara kedua membawa pulang hadiah mobil Suzuki Baleno dan uang senilai Rp15 juta. Juara ketiga yang telah diumumkan pada tanggal 15 Juli lalu, Dedi asal Medan membawa pulang sebuah mobil Suzuki APV serta hadiah uang senilai Rp15 juta.

Malam final juga mengumumkan juara favorit dan sebuah mobil Suzuki Ceria diberikan kepada pemenangnya. Berdasarkan pilihan pihak TPI dengan tiga kriteria yaitu penampilan, karakter serta kualitas suara, peserta asal Palembang, Wulan Apriyanti, dipilih menjadi juara favorit. Puluhan artis papan atas juga memeriahkan acara grand final, antara lain artis senior Titiek Puspa, A. Rafiq, Mansyur S, Hetty Koes Endang, Tommy Ali, Iyeth Bustami, Dewi Persik, Annisa Bahar, Eko Patrio, Tata Dado, Anya Dwinov, Syaiful Jamil dan tidak lupa kehadiran pemenang KDI-1 dan KDI-2, Siti KDI dan Gita KDI. http://www.antaranews.com/berita/38517/lola-juara-kdi-3-wulan-juara-favorit

Berikut foto terbaru dari sang Juara KDI 3






Wednesday, 8 July 2015

PENGERTIAN DAN MACAM-MACAM SISTEM OPERASI JARINGAN KOMPUTER

Pengertian Sistem Operasi Jaringan


Sistem operasi merupakan penghubung antara pengguna komputer dengan perangkat keras komputer. Pengertian sistem operasi secara umum adalah suatu pengelola seluruh sumber daya yang terdapat pada sistem komputer dan menyediakan sekumpulan layanan (Web, FTP, DNS, dan lain-lain) untuk memudahkan dan memberi kenyamanan dalam penggunaan dan pemanfaatan sumber daya sistem komputer.
Sistem operasi jaringan atau sistem operasi komputer yang dipakai sebagai server dalam jaringan komputer hampir mirip dengan sistem operasi komputer stand alone, bedanya hanya pada sistem operasi jaringan, salah satu komputer harus bertindak sebagai server bagi komputer lainnya. Di dalam Jaringan komputer terdiri dari :
       Komputer Server adalah komputer yang menyediakan fasilitas bagi komputer-komputer lain didalam jaringan.
       Komputer Client adalah komputer-komputer yang menerima atau menggunakan fasilitas yang disediakan oleh server.
Sistem operasi dalam jaringan disamping berfungsi untuk mengelola sumber daya dirinya sendiri juga untuk mengelola sumber daya komputer lain yang tergabung dalam jaringan.
Sistem operasi harus diinstal ke dalam komputer agar dapat berfungsi dengan baik. Dalam instalasi sistem operasi jaringan terdapat beberapa mode pilihan yang disediakan yaitu berupa mode text dan mode grafik. Instalasi sistem operasi berbasis text merupakan salah satu mode instalasi sistem operasi komputer dengan tampilan text. Mode text digunakan jika spesifikasi hardware komputer yang akan diinstal mempunyai spesifikasi yang rendah. Metode instalasi berbasis text akan mempercepat proses instalasi.
Metode instalasi sistem operasi berbasis text sering digunakan untuk mempercepat proses instalasi walaupun dengan tampilan yang kurang menyenangkan. Biasanya untuk spesifikasi komputer yang sederhana dibanding dengan sistem operasinya akan menggunakan metode berbasis text.
Sistem operasi komputer telah mengalami perkembangan yang sangat pesat baik untuk keperluan stand alone maupun jaringan. Ada banyak sistem operasi komputer yang dapat digunakan dalam sebuah komputer baik stand alone maupun jaringan diantaranya adalah Microsoft Windows Series (Win 98, Win ME, Win 2000, Win XP, Win NT,Win 7, Win 8), Unix, Sun Solaris, Linux Series (Redhat, Debian, SUSE, Ubuntu, fedora), Mac, dan lain sebagainya. Masing-masing sistem operasi memiliki kelebihan dan kekurangan sehingga diperlukan analisis dalam memilih sistem operasi mana yang sesuai dengan kebutuhan.

Pengertian sistem operasi jaringan
Sistem operasi jaringan atau Network Operating System adalah sebuah sistem operasi untuk mengkoordinasikan kegiatan dari beberapa komputer dalam sebuah jaringan.
Fungsi Sistem Operasi Jaringan
  • Menghubungkan sejumlah komputer dan perangkat lainnya ke sebuah jaringan.
  • Mengelola sumber daya jaringan.
  • Menyediakan layanan
  • Menyediakan keamanan jaringan bagi multiple users.
Berikut macam- macam sistem operasi jaringan
1.Banyan VINES
Banyan VINES (Virtual Integrated Network Service) adalah sebuah sistem operasi jaringan populer pada akhir dekade 1980-an hingga awal dekade 1990-an yang banyak digunakan dalam jaringan-jaringan korporat. Vines pada awalnya dibuat berdasarkan protokol jaringan yang diturunkan dari Xerox Network System (XNS). VINES sendiri menggunakan arsitektur jaringan terdistribusi klien atau server yang mengizinkan klien-klien agar dapat mengakses sumber daya di dalam server melalui jaringan.
2Novell Netware
Novell Netware adalah sebuah sistem operasi jaringan yang umum digunakan dalam komputer IBM PC atau nkompatibelnya. Sistem operasi ini dikembangkan oleh Novell, dan dibuat oleh Novell Inc. berbasis tumpukan protokol jaringan Xerox XNS. Novell Netware dahulu digunakan sebagai LAN-based network operating system. Banyak digunakan pada awal sampai pertengahan tahun 1990-an.
3.Microsoft LAN Manager
LAN Manager adalah sebuah sistem operasi jaringan yang dikembangkan oleh Microsoft Corporation bersama dengan 3Com Corporation. LAN Manager didesain sebagai penerus perangkat lunak server jaringan 3+Share yang berjalan di atas sistem operasi MS-DOS.
4.Microsoft Windows NT Server
Microsoft Windows NT Server menggunakan non-dedicated server sehingga memungkinkan untuk bekerja pada komputer serevser, protocol jaringan menggunakan TCP/IP dan Windows NT merupakan sebuah sistem operasi 32-bit dari Microsoft yang menjadi leluhur sistem operasi Windows 2000, Windows XP, Windows Server 2003, dan Windows Vista.
5.Windows 98, Windows 2000 Profesional, Windows XP Profesional, dan Windows NT Workstation
Seluruh windows yang ada di atas tidak digunakan oleh server, tetapi dapat digunakan untuk menyediakan sumber daya untuk jaringan (work station), seperti dapat mengakses file dan menggunakan printer.
6.GNU/LINUX
GNU/LINUX adalah turunan dari Unix yang merupakan freeware dan powerfull operating system,memiliki implementasi lengkap dari arsitektur TCP/IP. Beberapa varian UNIX, seperti SCO OpenServer, Novell UnixWare, atau Solaris adalah turunan dari Unix yang merupakan freeware dan powerfull operating system,memiliki implementasi lengkap dari arsitektur TCP/IP.
7.UNIX
UNIX dapat menangani pemrosesan yang besar sekaligus menyediakan layanan internet seperti web server, FTP server, terminal emulation (telnet), akses database, dan Network File System (NFS) yang mengijinkan client dengan sistem operasi yang berbeda untuk mengakses file yang di simpan di komputer yang menggunakan sistem operasi UNIX.